Kilas balik 2006
Sunday, December 31st, 2006Semalam, sepulang dari makan-makan bersama istri, gua istirahat di kamar, menanti pergantian tahun sambil mendengarkan musik-musik favorit dari tape kesayangan gua.
Apa sih yang terjadi selama tahun 2006?
Apakah ada tindakan gua yang ingin gua ubah di tahun tersebut, seandainya Tuhan mengizinkan gua mengulanginya?
Tahun 2006 awalnya memang tidak istimewa buat gua. Yaah, kehidupan yang penuh rutinitas yang taik kucing. Mengajar, pulang, tidur (dengan bonus makan, minum, kencing, berak dan denger musik). Untung ada beberapa kelas yang sempat gua ajar tahun ini yang murid-muridnya cukup asyik dan interaktif.
Tahun inipun gua hanya ketemu dengan segelintir teman-teman saja. Sebutlah beberapa teman SMA dulu yang kebetulan sempat kumpul2. Lalu Joe Cool yang memang rutin ketemu dengan gua paling nggak 2-3 bulan sekali. Siapa lagi ya? Piet Bhooty alias Fa juga sempat ketemu. Lalu ada Ingrid yang sempat gua minta bantuannya untuk membantu gua di TLC YAI pas ujian.
Di akhir tahun gua bersama band gua dongximen juga sempat merilis double CD untuk dokumentasi 12 tahun perjalanan band ini, yang hanya diedarkan terbatas sebanyak 50 copy, yang herannya bisa sold out walaupun band ini sejak tahun 2001 udah nggak pernah manggung lagi, bahkan10 diantaranya ‘di ekspor’ ke USA dan Eropa..he..
Gua juga mendapat kejutan dengan dimintanya dongximen (yang gua anggap udah nggak ada prospek lagi untuk maju) mengisi acara A Tribute To The Doors, 2 weeks in a row! Juga artikelnya keluar di majalah Sound Up, walaupun cuma artikel kecil aja. Paling nggak itu cukup membuat gua puas, karena paling nggak dongximen udah diakui eksis di belantara musik Indonesia.. hehe..
Tempat mengajar favorit? Nomer 1 jelas masih LPPT UNTAR. Karena:
1. Tempatnya memang paling dekat dengan rumah gua.
2. Gampang kalo mau pesen makanan, tinggal telpon, orangnya dateng.
3. Suasana antar pengajarnya juga akrab dan bebas intrik.
4. Disampingnya ada mall favorit gua, Citraland.
Lalu, apakah ada yang mau gua ubah di tahun 2006 lalu? Nggak ada! Overall, gua merasa cukup puas dengan pencapaian gua di tahun lalu. Kalaupun ada yang mau gua ubah, itu pas tahun 1997, acara Football mania di Jazzrock cafe, dimana disitu gua mengucapkan beberapa kata yang (mungkin) menyakitkan seorang teman gua yang (tanpa gua ketahui) hari itu sebenernya sedang berulang tahun. Nyesel berat? Oh jelas. Apalagi teman gua ini juga sama sekali nggak pernah punya masalah apa-apa dengan gua. Akibatnya? Sampai sekarang itu selalu kepikiran sama gua. Kalo bisa, gua pengen menghapus momen di akhir tahun 1997 itu.
Sekarang baru saja gua memasuki hari pertama ditahun 2007. Ada segudang rencana terbentang, walau beberapa kelihatan sangat berat untuk dipenuhi.
Terima kasih buat semua teman-teman gua dimanapun kalian berada, kalian selalu di hatiku.. hehe.. kacau dah bahasanya..
Salam Sayang Selalu,
Asriat/Oom Jim.